Rabu, 14 Juli 2010

Dasar Perbandingan Bahasa

DASAR PERBANDINGAN BAHASA
Aspek bhs yg mjd dasar perbandingan = bentuk
Kesamaan bentuk yg sdh dipelajari scr sistemik
Kesamaan semantic sbg dasar perbandingan yg lebih menyakinkan
Bhs memp cirri kesemestaan; seluruh bhs di dunia bisa digunakan sbg objek perbandingan.
Kesemestaan bhs meliputi:
A. Kesamaan bentuk & makna; sebuah bhs mempunyai bentuk ttt yg berhubungan dg makna yg khas utk memudahkan referensi.
B. Tiap bhs mempunyai klas kata ttt: KB, KK, KS, KBil, Pronomina, Numeralia dll
Lanjutan
C. Setiap bhs memp perangkat unit fungsional terkecil:
Fonem & morfem.
Fonem: satuan bunyi terkecil yg mampu menunjukkan kontras makna.
Morfem: satuan bunyi terkecil yg maknanya relatif stabil & tdk dapat dibagi mjd bagian bermakna lebih kecil lagi, cont: / ter-/, /di-/, /pensil/.
Fonem bhs rata-rata 15 – 50,  tetapi fonem tsb mampu menghasilkan morfem/ kata yg jumlahnya tdk terbatas.

Kesamaan-kesamaan yg dimiliki oleh bhs berproto sama
Kesamaan system bunyi (fonetik)  dan susunan bunyi (fonologis)
Kesamaan morfologis: sama dlm bntk kata & sama dlm bentuk gramatikal
Kesamaan sintaksis: kesamaan relasi antar kata2 dlm sebuah kalimat.
lanjutan
Metode perbandingan: alat utk menyusun seperangkat ciri yg berkorespondensi dr unsur2 yg diperbandingkan dlm bermacam bhs.
Kesamaan bentuk &makna
Inggris :
stone       bone       home       tide         to
stem        bein        heim        zeid        zu
Jerman
Kesamaan relasi gramatikal:
Inggris : 
good – better – best ; drink – drank – drunk
gut    - besser – best ; trinken- trank –(ge)trunken.
Jerman
Kemiripan fonetis & semantic
Krn factor kebetulan (by chance)
Mati (yun) ‘mata’ mirip dg mata (Indon)
Badh (sudan) ‘jahan  ---  bad (ingg
Man (Korea)                    man (Ingg)
Kemiripan krn pinjaman
aljabar, almanac (Arab), alcohol, buku (Ingg), bangku (Bld), bahasa, agama (Snkt)
Kesimpulan
Factor kemiripan bhs-bhs di dunia krn 3 hal:
Warisan langsung ( inheritance) dua bhs / lebih dr proto yg sama, bentuk kerabat (cognat)
Krn kebetulan (by Chance) : nas (Jerman , Zuni) ‘basah’
Krn pinjaman: terjadi krn bhs akseptor menyerap dr bhs donor akibat kontak bhs.

UNSUR BAHASA YG DIPERBANDINGKAN
Vokabular: hanya kata-kata konservatif
Kata benda (Nomina)umum yg trdpt dimana-mana: benda alam, dan anggota tubuh manusia
Kata kerja (Verba) yg menyatakan pekerjaan sehari-hari: makan, tidur, minum, lari, makan.

LANJUTAN
Kata sifat (Adjktif) yg meyatakan sifat-sifat dasar: panjang, pndek, bsar, kecil, glap, terang.
Kata ganti (pronomina): aku, engkau, ia, mereka.
Kata yg menyatakan hub keluarga: ayah, ibu, kakak, adik, anak, cucu.
Kata bilangan (Numeralia).
Kata yg dihindari
Kata-kata afektif: kata makian, kata rayuan, kata seruan.
Kata pungut  Arab : walau, kursi, kitab, imam,wajib; Inggris: pensil,structural, riset, survey; Belanda: barak, potlot, kakus, karcis, handuk, rekening; Portugis: bendera, lemari, sepatu, mentega, lentera; Jawa: luwes, tuntas, trampil,pilah, ajeg, lestari; Sunda: nyeri, nyahok.

lanjutan
Kata asuh: kata-kata yg sring dipakai pr pngasuh kpd anak asuhannya: mamah, pipis, maem, bobok, pakpung.
Onomatope/ tiruan bunyi: kring, tet, tok-tok, tokek, tut-tut:

FONOLOGI

Unsur bhs yg cukup penting sbg bahan perbandingan adalah yg berupa bunyi. Teori para ahli mengatakan: kata-kata dr bhs induk mengalami perubahan bunyi. Perubahan tsb terjadi scr sistematis mengikuti kaidah / hukum bunyi ttt. Hokum bunyi yg kt kenal: Hukum bunyi RDL, RGH, Labial, Frikatif, dan Hamzah.